Ingatkah engkau padaku, Tuan?
Aku adalah gadis kecil yang dulu selalu kau bawa dalam pelukan..
Rindukah engkau padaku, Tuan?
Rindu pada si mungil yang dulu kau biarkan menaiki punggungmu..
Waktu memang ditakdirkan untuk menggerogoti usia..
Dan terkadang ia ditugaskan untuk memisahkan apa-apa yang selalu bersama,
Seperti layaknya aku dan engkau, Tuan..
Aku merindukanmu, Tuan..
Bahkan rindu ini selalu menggelitik rongga dadaku..
Tunggulah aku, Tuan..
Sampai waktu membawaku padamu..
Tunggulah aku, Tuan..
Sampai sang masa datang kepadaku..
Kepada,
engkau yang takkan pernah terganti, walau pergi dan tak akan kembali..
Rindukah engkau padaku, Tuan?
Rindu pada si mungil yang dulu kau biarkan menaiki punggungmu..
Waktu memang ditakdirkan untuk menggerogoti usia..
Dan terkadang ia ditugaskan untuk memisahkan apa-apa yang selalu bersama,
Seperti layaknya aku dan engkau, Tuan..
Aku merindukanmu, Tuan..
Bahkan rindu ini selalu menggelitik rongga dadaku..
Tunggulah aku, Tuan..
Sampai waktu membawaku padamu..
Tunggulah aku, Tuan..
Sampai sang masa datang kepadaku..
Kepada,
engkau yang takkan pernah terganti, walau pergi dan tak akan kembali..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar