Rabu, 18 Desember 2013

Kepada, Masa Depanku



Kamu, terkadang aku berfikir, siapa kamu? Kamu yang suatu hari nanti duduk di teras rumah sambil menyesap teh dari cangkir cantik kita sambil menikmati indahnya senja. Siapa kamu, yang akan merajutkanku syal hangat suatu hari nanti? Siapa kamu, yang akan ada di sampingku ketika aku tua nanti? Apa kamu pernah memikirkanku juga?


Selasa, 17 Desember 2013

Kepada, Masa Laluku..



Terkadang aku masih suka seperti ini, terdiam tak tahu diri, larut lagi di dalam kenangan yang seharusnya sudah aku tinggalkan jauh-jauh di ujung tikungan kemarin. Tapi, dengan alasan “aku juga manusia biasa”, selalu saja hati ini berbisik “ah, bukankah itu masih seharusnya?” tanpa berpikir bahwa seharusnya adalah sebuah keharusan.


Rabu, 20 November 2013

Senja Biru

Jejak-jejak kecil itu
Menapaki senja biru
Mengukir sebuah memori
Yang selamanya akan abadi di sudut ingatanku


Selasa, 19 November 2013

Haruskah Aku?

Senang bisa melihat senyum lebar dari bibirmu lagi, setelah sekian lama kamu mengatupkannya, bicara seperlunya dan tenggelam dalam kegamangan.

Ya, gamang antara memilih aku, yang telah sekian lama kamu kenal atau dia yang baru datang ke kehidupan nyatamu dan mengubah hidupmu, ya mungkin lebih baik daripada sebelumnya, aku melihatnya begitu.


Kenapa harus Kamu?

Kenapa harus kamu? Yang selalu hadir, ketika dia yang aku rindukan tak pernah lagi merasakan rinduku.
Kenapa harus kamu? Yang selalu saja menjumpai air mataku, yang jatuh dengan begitu saja karena dia yang selalu melukai sesuatu di dalam sini.

Senin, 07 Oktober 2013

Maaf, Karna Aku Terus Mengucap Kata "Maaf"

Hei, kamu. Yang dulu tidak pernah tidak hadir di hatiku. Yang selalu sibuk menata hatiku saat disini terlihat berantakan karna ulahku sendiri, dan tentu saja dengan sabar menata hatimu sendiri yang aku obrak-abrik dengan sifat kekanak-kanakkanku.


Bulan

Kau melihatnya juga? Masih seperti waktu itu, indah bukan? Bulan di atas sana.
Jarak antara kita memang jauh, ribuan mil. Hati kita juga. Entah sejak kapan, dan siapa yang memulai. tapi sejauh apapun kita, bumi yang kita pijak, dan langit yang masih menaungi kita masih sama, seperti dulu bukan?


Minggu, 06 Oktober 2013

Di Atas Sajadah Merah

Di Atas Sajadah Merah
Lusuh
Aku bersujud
Kepada Tuhan
Memohon ampun atas segala kekhilafan


Tujuh Belas Lilin Kecil

Tujuh belas lilin kecil berpendar
di tengah kegelapan
Tak benar-benar gelap memang
Namun lilin kecil itu
membuat gelap benar-benar lenyap


Sabtu, 05 Oktober 2013

Kamu Tahu?

Semalam tadi, pikirku kembali memutar tentangmu.
Mulutku dipaksa berulang mengucap namamu.
Aku benci jika harus terus seperti ini lagi, karna bagiku kamu dan aku sudah berakhir dan tidak akan pernah bersambung lagi seperti kala itu.
Aku juga benci, ketika lidahku ternyata masih saja fasih mengulang cerita tentang hal-hal yang pernah kita lakukan dulu.