Akhir-akhir ini, lukaku sedikit demi sedikit mulai terobati..
Rasa sakit itu, sedikit demi sedikitpun mulai pergi..
Tahukah kamu?
Siapa yang telah mengobati lukaku?
Siapa yang mengubah air mata penyesalanku menjadi senyum di sudut
bibirku?
Kamu.
Iya, kamu.
Seseorang yang tiba-tiba datang, entah dari mana dan kapan.
Padahal kamu begitu kaku, beku, dan tidak pernah peka.
Tapi, entah kekuatan apa yang kamu punya..
Aneh,
Kekakuan dan kebekuan yang kamu miliki selalu saja mencairkan perasaanku.
Karna aku percaya, di dalam dadamu terdapat sebentuk hati yang penuh dengan
kehangatan.
Mungkin, aku telah jatuh kembali. Dalam hal ini, jatuh yang tak menyakitiku
sedikitpun, tapi malah menumbuhkan bunga-bunga di hatiku. Ya, jatuh cinta. Yang
mungkin sakitnya akan datang suatu hari nanti, tapi aku tak pernah menginginkan
itu.
Sebenarnya, ada sedikit rasa takut yang terselip di hatiku. Takut terluka
lagi. Takut sakit kembali. Apalagi jika aku mengingat kekakuanmu, apalagi
ketika kebekuan itu singgah.
Namun selalu ada rasa nyaman.
Tahukah kamu?
Tahukah kamu, bahwa aku ingin kamu merasakan apa yang sedang aku rasakan?
Tahukah kamu, bahwa aku ingin selalu bersamamu, walau kekakuan dan
kebekuan masih terpancar di matamu?
Tahukah kamu, bahwa aku sedang bertanya?
Dengarkan aku sekali ini saja.
Dengarkan aku yang selalu merindu sendiri..
H

Tidak ada komentar:
Posting Komentar