Coretan Jemari

cinta itu seperti sebuah coretan jemari, dimulai dari satu titik lalu menjelma menjadi sebuah kata saat kata-kata mulai terkait, ia bersatu menjadi rentetan kalimat panjang tanpa batas..

Kembali ke :

  • Dinding Coretan
  • Coretan Tentang Kamu
  • Coretan Kita
  • Coretan Cerpen
  • Coretan Surat
  • Coretan Puisi
  • Coretan Lirik
  • Tentang Coretan

Coretan Surat


Surat Cinta

Untuk Seseorang yang Lahir 17 Bulan setelah Kelahiranku

Teruntuk, kamu yang tidak pernah peka..
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

coretan favorit :)

  • Tentang Kamu (Ost. Cinta Pertamaku)
    Seperti pelangi, Seperti mentari, Seperti dirimu, Yang selalu kutunggu, Dan selalu kurindu,   Sampai akhir waktu.. Dirimu... kan ...
  • Teruntuk, kamu yang tidak pernah peka..
    Akhir-akhir ini, lukaku sedikit demi sedikit mulai terobati.. Rasa sakit itu, sedikit demi sedikitpun  mulai pergi.. Tahukah kamu? Si...
  • SELAMANYA DAN APA KAU PERNAH
    by: Zarry Hendrik apa kau sanggup meninggalkanku? kau pernah sanggup mencintaiku. apa kau perlu membenci aku? aku pernah kamu perlukan. ...
  • Aku, Kamu, dan Bintang
    Dalam diam ini aku tak tahu Apa yang kau sampaikan kepada bintang Yang mengisyaratkanku sebuah pesan Yang tak bisa kuterjemahkan
  • Aku Sayang Kamu
    Aku suka alis tebalmu Aku suka caramu menatapku Aku suka lengkungan bibirmu saat kamu tersenyum Aku suka mata terpejammu saat kamu te...
  • Surat Cinta
    Satu hari dalam hidupku.. Untuk kamu yang selama ini kutatap diam-diam, Sudah lama sekali aku ingin menulis ini untukmu. Bukan ka...
  • Ini, yang Terakhir
    Untuk, yang akan (segera) saya lupakan, Jika boleh jujur, sudah sejak lama saya ingin sekali menulis surat ini. Surat yang akan menjadi s...
  • Tentang Hati yang Tersakiti
    Tak banyak yang tahu, betapa terlukanya sesuatu di dalam sini waktu itu. Waktu, ketika kekecewaan  yang begitu dalam untuk pertama kali aku...
  • Maaf, Karna Aku Terus Mengucap Kata "Maaf"
    Hei, kamu. Yang dulu tidak pernah tidak hadir di hatiku. Yang selalu sibuk menata hatiku saat disini terlihat berantakan karna ulahku sendi...
  • Ayah
    Beginilah aku akan mengenangmu saat bersamaku. Kasih sayangmu, candamu, senyummu, tawamu, tangismu, bahkan amarahmu, ayah.

Cari

kamu pembaca coretan ke :

Jemari Penyoret

Unknown
Lihat profil lengkapku

Tentang aku

"satu titik bermakna di atas lembaran kertas putih. satu titik adalah aku, sedangkan lembaran kertas putih adalah dunia."

Coretan

  • ▼  2013 (10)
    • ▼  Oktober (5)
      • Kamu Tahu?
      • Tujuh Belas Lilin Kecil
      • Di Atas Sajadah Merah
      • Bulan
      • Maaf, Karna Aku Terus Mengucap Kata "Maaf"
    • ►  November (3)
    • ►  Desember (2)
  • ►  2014 (25)
    • ►  Februari (10)
    • ►  Maret (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  September (3)
    • ►  November (2)
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.