Senin, 07 Oktober 2013

Maaf, Karna Aku Terus Mengucap Kata "Maaf"

Hei, kamu. Yang dulu tidak pernah tidak hadir di hatiku. Yang selalu sibuk menata hatiku saat disini terlihat berantakan karna ulahku sendiri, dan tentu saja dengan sabar menata hatimu sendiri yang aku obrak-abrik dengan sifat kekanak-kanakkanku.


Bulan

Kau melihatnya juga? Masih seperti waktu itu, indah bukan? Bulan di atas sana.
Jarak antara kita memang jauh, ribuan mil. Hati kita juga. Entah sejak kapan, dan siapa yang memulai. tapi sejauh apapun kita, bumi yang kita pijak, dan langit yang masih menaungi kita masih sama, seperti dulu bukan?


Minggu, 06 Oktober 2013

Di Atas Sajadah Merah

Di Atas Sajadah Merah
Lusuh
Aku bersujud
Kepada Tuhan
Memohon ampun atas segala kekhilafan


Tujuh Belas Lilin Kecil

Tujuh belas lilin kecil berpendar
di tengah kegelapan
Tak benar-benar gelap memang
Namun lilin kecil itu
membuat gelap benar-benar lenyap


Sabtu, 05 Oktober 2013

Kamu Tahu?

Semalam tadi, pikirku kembali memutar tentangmu.
Mulutku dipaksa berulang mengucap namamu.
Aku benci jika harus terus seperti ini lagi, karna bagiku kamu dan aku sudah berakhir dan tidak akan pernah bersambung lagi seperti kala itu.
Aku juga benci, ketika lidahku ternyata masih saja fasih mengulang cerita tentang hal-hal yang pernah kita lakukan dulu.