Kamu datang lagi. Setelah sekian lama membiarkanku memendam
rasaku sendiri. Menyayangimu dan merindukanmu dalam diam. Begitu melelahkan,
tau?
Aku menyerah.
Aku tak ingin lagi melakukannya.
cinta itu seperti sebuah coretan jemari, dimulai dari satu titik lalu menjelma menjadi sebuah kata saat kata-kata mulai terkait, ia bersatu menjadi rentetan kalimat panjang tanpa batas..